[Wa&Call] — [0813.9590.9590] Tempat sewa drone bogor | JEPRET PRODUCTION

Apa yang akan kita perbuat? “jangan pernah mengganggap belajar sebagai suatu keharusan. Namun angggaplah sebagai kans riil untuk mengenal menawannya pembebasan jiwa demi kebahagiaan pribadi anda Tempat sewa drone bogor dan demi kemaslahatan masyarakat yang akan menuai buah dari kerja anda kelak”.
Sekiranya kita lihat di kios-warung buku, pelbagai seminar dan warkshop, kita akan menemui banyak sekali buku dan pembicara seputar semangat. Ada yang produk luar negeri dan ada yang produk dalam negeri. Semuanya baik, berkualitas dan berguna tentunya. JASA VIDEO SHOOTING Nah, lalu kenapa kini kita menambah buku lagi perihal semangat? Kenapa kita memperbanyak bahasan seputar semangat? Apa perlunya semangat bagi diri kita? Apakah kita bisa berbuat tanpa semangat?
Apa yang kita perbuat?
Perkembangan zaman dan kemajuan pola berdaya upaya menyusun sebuah kondisi kehidupan yang juga kian berkembang. Dengan demikian, situasi sulit yang ada juga kian rumit. Apa yang dulunya belum ada, atau belum terpikirkan menjadi sebuah permasalahan, JASA VIDEO . dapat jadi sekarang menjadi sebuah permasalahan.
Sebagai figur ialah kondisi jalan yang kian macet.
Waktu aku datang pertama kali ke jakarta tahun 1991, aku ingat bahwa jakarta belum semacet ini. Bila aku pergi ke bekasi melalui jalan tol juga belum macet kini. Dikala itu berkendaraan di jalan raya dan naik angkutan biasa bisa dibilang belum menikmati stress.
Tetapi kini, masalahnya menjadi berbeda. Tatkala kita berharap keluar melintas jalan tol kita akan berfikir, pukul berapa yang tak macet ya? Melewati mana yang tak macet ya? Jalan raya tak bertambah lebar, tetapi jumlah kendaraan melesat jauh lebih banyak.
Tempat sewa drone bogor

Kotanya sama, ialah jakarta. Dahulu belum berfikir bahwa kemacetan akan membawa sebuah penyakit baru di kalangan orang kota. Dan benar, disadari atau tak, diakui secara jujur atau tak, orang jakarta yang tiap hari melintasi jalan raya berpotensi mengalami stress dan berpenyakit kejiwaan.
Malah aku meyakini bahwa kondisi negara kita yang carut-marut seperti ini sebab diurusi oleh orang-orang stress dan sakit mental, di mana dirinya merasa paling dapat dan tak ingin mendengar anggapan orang lain.
Ya, kemacetan jalan raya sudah ikut serta andil menghasilkan karakter orang orang kota. Sayangnya bukan karakter bagus dan membangun, melainkan karakter naik pitam-murka dan senantiasa berharap menyalip sesama.
Ada juga teladan problem dalam dunia kerja.
Pada tahun di bawah 1995, banyak perusahaan yang mencari karyawan untuk dihasilkan pegawai konsisten. Bahkan mungkin hampir segala perusahaan mencari karyawan yang nantinya akan menjadi pegawai konsisten.Banyaknya penduduk pada ketika itu dan banyaknya orang yang selesai sekolah belum menjadi permasalahan bagi sebuah perusahaan.
Tapi sekarang tatkala jumlah orang yang mencari profesi betul-betul lebih banyak dari pada peluang kerja itu sendiri, karenanya skor sebuah profesi menjadi kian turun. Banyak perusahaan pun hampir segala perusahaan yang ada sekarang mencari karyawan sebagai pekerja kontrak atau honorer.
Dengan demikian kompetisi mencari kerja kian ketat. Penggangguran juga kian banyak. Apa yang dahulu tak menjadi sebuah permasalahan yang semacam itu berarti, sekarang menjadi situasi sulit yang amat berarti.
Sebuah sistem, sebuah jalan, umumnya lahir sebab untuk menyikapi dilema dan hambatan atau rintangan yang ada pada ketika itu. Sebab perkembangan keadaan sulit dan perkembangan hambatan yang ada, karenanya perlu pulalah perkembangan metode menyikapinya.
Karenanya tidaklah heran jikalau timbul buku-buku semangat dari berjenis-jenis negara, bermacam-macam variasi tradisi penulisanya, latar belakang pengajaran dan sekian perbedaan pengungkapan serta metode yang digunakan. Hal ini semata yakni untuk menyesuaikan dengan situasi dimana si penulis berada dalam suatu kondisi lingkungan.
mungkin dikala itu tiada hari tampa main musik.

[Wa&Call] — [0813.9590.9590] Tempat sewa drone bogor | JEPRET PRODUCTION

Bila kita memandang keunikan seorang manusia, dia benar- benar unik. Antara manusia yang satu dengan manusia yang lain tak ada yang sama persis. Malahan mereka yang kembar malah memiliki keunikan sendiri-sendiri. Keadaan yang dihadapi manusia dapat jadi sama, namun sebab perbedaan karakter, kebiasaan, Latar belakang dan pengajaran, Tempat sewa drone bogor karenanya sistem penyelesaiannya dapat berbeda. Itulah keunikan manusia.
Aku memiliki sahabat yang dua-duanya memiliki problem yang sama, merupakan emosinya meledak-ledak. Kebetulan dua-duanya berprofesi pada satu perusahaan yang sama, perusahaan jasa yang seketika berhadapan dengan pelanggan. Kedua sahabat aku ini malah menyadari bahwa emosinya gampang terbakar dan gampang murka. Mereka bisa bertarung mulut dengan pelanggan apabila merasa tersinggung. Suatu hari mereka sharing seputar bagaimana caranya untuk merendam emosionil agar tak meluap-luap. Terhadap mereka aku menganjurkan untuk banyak berefleksi pada malam hari. Duduk membisu dan belajar untuk mangatur nafas dengan perlahan. Aku katakan dengan seringnya menyadari pernafasan sendiri, kita berangsur-cicil akan bisa mengontrol emosional kita.
Selang sebulan aku ketemu dengan mereka kembali. Sahabat yang satu mengatakan bahwa telah ada perubahan dalam dirinya. Dia sekarang tak gampang tersinggung dan lebih bisa mengatur dirinya. Tapi sahabat aku yang satu mengatakn belum ada perubahan apa-apa dalam dirinya. Dia masih konsisten saja gampang tersinggung dan meledak emosinya.
Hasilnya aku memberi saran sistem yang berbeda dengan sahabat yang satu ini. Aku memberi anjuran untuk menyediakan spidol berwarna merah. Aku memerintah untuk tiap malam dan pagi hari sebelum berangkat kerja untuk mencoret-coret kertas dengan spidol itu. Tuangkan saja coretan apa yang berharap dituangkan. Tak perlu berbentuk gambar. Sambil mencoret-coret kertas aku sarankan juga untuk memperdengarkan nyanyian-nyanyian lembut yang aku sarankan.
Sebulan kemudian aya bersua dengan mereka kembali dan sahabat yang satu telah menikmati perubahan dalam dirinya. Dia sekarang lebih hening dan lebih sadar menghadapi pelanggannya. Sulit yaitu teladan keunikan manusia. Dilema yang sama dapat jadi berbeda dalam metode menghadapinya. Tiap-tiap ada seseorang yang terlalu memaksa orang lain untuk mencontoh caranya dalam menghadapi persoalan, meski metode yang pernah dia tempuh mungkin tak pantas dengan pribadi orang lain.

[Wa&Call] — [0813.9590.9590] Tempat sewa drone bogor | JEPRET PRODUCTION

Malah manusia memiliki sistem-metode yang unik bagi dirinya sendiri untuk menghadapi dan memecahkan tantangan yang sedang dia hadapi. Malahan tiap manusia itu tak bisa diseragamkan malahan mencontoh sebuah metode dalam menghadapi hambatan dan rintangan hidupnya.
Sekiranya ada seorang Anthony Robin atau seorang Stephen Covey, mereka itu tidaklah menuntut agar orang lain meniru ia. Tak mengharapkan orang lain menjiplak dirinya. Mereka bisa menjadi bahan semangat, mereka bisa menjadi inspirasi, namun tatkala seseorang berperilaku, tindakannya itu yaitu mesti khas dirinya sendiri, Tempat sewa drone bogor keunikan dirinya sendiri. Tapi yang ia gunakan yaitu metode ia sendiri di mana metode itu terasa nyaman dan ideal untuk dirinya.
Apa yang pernah Robin atau Covey lakukan belum tentu tepat untuk orang lain. Namun apa yang pernah Robin atau Covey katakan dapat jadi menginspirasi orang banyak untuk mengerjakan sesuatu. Mereka sedang mengerjakan penarikan potensi orang lain sehingga seseorang merasa berdaya dan bisa menjalankan dengan tenaganya sendiri.
Apa yang akan kita perbuat?
Ya, sesudah potensi seorang manusia itu keluar, stelah dirinya sendiri berdaya dan cakap, untuk apa metode? Sebab ia sendiri sudah menemukan sistem bagi dirinya sendiri.
Intinya merupakan pemberdayaan diri. Meningkatkan potensi manusia sehingga ia cakap menghadapi semua yang sedang dialami.
Seorang pasien yang akit sedang menghadap dokter. Kemudian sebab sakitnya karenanya dia dikasih obat yang sepatutnya diminum tiga kali sehari selama seminggu. Kau meniru pedoman dokter untuk meminum obat selama seminggu, dia bahkan sehat.
Pasien itu kembali menghadap dokter dan bertanya “ dokter, aku telah sehat. Haruskah aku masih minum obat lagi?” “obat cuma bagi orang yang sakit. Saya telah sehat, kenapa masih berharap minum obat?” tanya dokter. “Aku terlanjur menyenangi minum obat, dokter. Bolehkah aku format alumnus-tamatan peminum obat dari dokter? Aku menyukai obat itu.”
“tak, tak! Jangan! Kalau kalian masih tergantung pada obat itu berarti aku sebagai dokter belum sukses. Keberhasilan aya sebagai seorang dokter ialah sekiranya kalian sehat dan tak tergantung pada aku dan obat aku!”
Ya, kadang kita seperti itu. Selama kita masih bersandar pada sebuah metode semangat dan tergantung padanya, berarti kita beluma berdaya. Potensi kita belum timbul keluar. Minumlah obat, tapi pada saatnya sepatutnya dilepaskan ya lepaskanlah obat. Anda yaitu orang sehat yang tak selamanya butuh obat!
“keahlian yang mumpuni dari seorang guru akanmembangkitkan keceriaan dalam bereskspresi kreatif dan dalam pengetahuan” (Albert Einstein).
Apa yang akan kita perbuat?
Pikirkan dan komputer yaitu dua hal yang sama tapi berbeda. Siapa yang mengikuti siapa? Apakah performa pikiran yang meniru komputer atau performa komputer yang mengikuti pikiran?
Tentu saja kita sependapat bahwa performa komputer itulah yang mencontih pikiran. Kita memperhatikan ada softwarenya, ada perangkat kerasnya dan ada aliran listrik yang menyebabkan komputer itu menyala.
Jika kita melakukan sebuah komputer dengan sekian banyak program yang sudah kita install, kecepatan mengakses data tergantung pada RAM komputer dan tetatanya sekat-sekat dalam program yang ada. Sebuah komputer yang sudah kita pakai lama dan pada masa itu kita juga menjalankan sekat-sekat program menjadi tiak teratur. Untuk itulah kita butuh system tools yang bernama disk defragmenter.
Ingatan juga dengan pikiran. Berap tahunkah usia kita? Selama itu pulalah kita sudah memasukan program-program dalam pikiran kita. Program itu bisa berupa buku yang kita baca, pemahaman dari orang lain, pengajaran dan pergaulan lingkungan kita.
Program dalam pikiran kita itupun bisa kita delete, kita bersihkan dan kita masuki program baru. Ingat bahwa bukan pikiran yang mengikuti komputer, namun komputerlah yang mengikuti pikiran. Ya, dalam kasus-kasus brain wash sudah terjadi hal ini. Namun peniadaan dan pemasukan program baru dalam pikiran bisa dilaksanakan untuk kebaikan dan manfaaat. Sebagai teladan untuk kasus syok. Sekiranya perihal syok itu bisa dihapus dan diganti dengan ingatan baru yang memberdayakan dirinya. Tapi sayangnya, brain wash yang terjadi pun untuk mencetak teroris yang bersedia nanti untuk apa yang dalam program pikirannya yaitu surga.

[Wa&Call] — [0813.9590.9590] Tempat sewa drone bogor | JEPRET PRODUCTION

Untuk itu pulalah, sesudah sekianlama kita terjejalkan dengan program-program yang ada di dalam pikiran kita, kadang program-program itu bisa menyebabkan potensi kita melemah untuk timbul di permukaan. Sekian banyak program bahkan akan menyebabkan diri kita kurang berdaya.
Jika sebuah komputer membutuhkan system tools yang bernama disk defragmenter untuk merapikan kembali sekat-sekat program di dalamnya, karenanya pikiran membutuhkan system tools yang bernama mind defragmenter.
Seekor ikan sedang kebingungan seputar lingkungannya. Dia mondar-mandir mencari ikan bijak yang dia anggap bisa menjawab pertanyaannya. Walhasil dia bahkan beretmu dengan ikan bijak yang dia cari. Ikan itu bahkan mengajukan pertanyaaan terhadap ikan arif itu.
“ ikan tua, aku kerap mendegar manusia yang duduk di samping kolom kita ini dan mengatakn perihal air. Di manakah air itu aduhai ikan tua?”
“englau itulah di dalam air”, jawab ikan tua.
“ya, tetapi saya tak merasakannya. apakah air itu?”
“cuma ada satu sistem untuk mengenal itu” kata ikan tua
“seperti apa? Tunjukan padaku!”
“melompatlah keluar kolom dan berbaringlah di tanah itu, nanti engkau akan tahu seperti apakah air yang engkau inginkan”.
Tanpa pikir panjang hasilnya ikan itu melompat ke luar kolam dan terbaring di pinggir kolam. Di sana dia menyaksikan air. Dan dia baru sadar apabila dia rupanya selama ini hidup di dalam air. Selama ini dia tak menyadarinya bahwa yang dia cari betul-betul dekat dengannya.
sayang, demikian itu dia akan balik ke kolam lagi, seekor kucing yang melewati sudah memakannya. Potensi kita itu laksana air bagi ikan-ikan. Ikan tak menyadari air sebab pengetahuan dalam pikirannya yang berjejal. Kita juga seperti itu. Kita hidup di lautan potensi yang tiap-tiap harinyaselalu menyertai kita. Kita berenang dalam lautan potensi yang luar umum dari diri manusia. Tetapi kebanyakan dari kita tak menyadari akan hal itu. Program pikiran yang kita masukkan amat banyak dan kita lupa bahwa ada program-program yang telah kadaluwarsa yang sepatutnya telah dihapus sehingga kita lupa bahwa kita punya potensi terpendam yang dapat kita manfaatkan.
Apa yang kita perbuat? Apa yang akan kita tunggu lagi? Sadarilah bahwa kita punya potensi. Kita punya tenaga tersembunyi yang selama ini belum kita manfaatkan.

%d bloggers like this: